Sunday, April 4, 2021

Toko Kelontong


Saya dulu saat kuliah masuk semester 8, hampir lulus sudah di suruh oleh ibu saya untuk membuka usaha sendiri. Karena ibu saya lebih tau dari saya. Jangan hanya mengandalkan ijazah kuliahmu saja, sebab ijazah tidah selalu pasti menjamin kehidupanmu. 

Akhirnya dengan banyak pertimbangan saya ditawari ibu saya bagaimana kalau buka toko peracangan atau kelontong saja. Akhirnya saya mengiyakan. Mulai dari modal dan penataan tempat juga dibantu oleh ibu saya. 

Berbagai pengalamanpun saya alami. Mulai dari awal yang sepi pembeli, ditipu oleh salles, semangat yang kadang kenceng kadang kendor, hingga mempunyai langganan tetap dan laba yang cukup untuk menambah uang saku saya.

Disini saya akan berbagi sedikit pengalaman secara umum bagai mana awal mula membuka usaha toko peracangan atau toko kelontong.

1. Modal

Pastinya untuk membuka usaha kita memerlukan modal. Entah modal itu dari uang yang kita kumpulkan bertahun-tahun atau modal yang kita pinjam. Kalau menurut saya seberapa modal kalian bisa membuat toko kalian menghasilkan laba yang cukup lumayan banyak. Itu semua tergantung kalian mengelolanya, atau tergantung kalian belanja barang untuk dijual lagi.

2. Barang yang dibeli untuk dijual lagi

Saya sarankan, untuk pemula atau awal kulakan (menbeli barang untuk dijual lagi), belilah barang kebutuhan tetangga kalian sehari-hari. Saya contohkan misal: minyak goreng, gula, sabun mandi dan cuci, sampo, mie instan, dan masih banyak lagi. Belilah sedikit dulu jangan terlalu memborong banyak. Gunakan sisa uang modal kalian untuk membeli barang-barang lainnya. yang penting jika ada pembeli selalu tersedia. sehingga mereka tidak kecewa karena barang yang mereka cari tidak ada.

3. Tempat

Untuk tempat saya kira tidak usah yang terlalu setrategis pembeli. Kalian bisa buka toko di gang-gang yang sepi dilewati. Yang terpenting dahulu adalah kalian bisa mencukupi apa yang di butuhkan oleh tetangga kalian. Sehingga tetangga kalian menceritakan ke orang lain bahwa toko kalian menyediakan barang apa yang dibutuhkan.

4. Usaha, Berdoa, Sabar dan Telaten

Yang terahir ini dalah saran saya yang paling penting. Kalian harus tetap berusaha dan berdoa, apa lagi ketika mengalami kebangkrutan. yakinlah bahwa itu hanya sementara. Tetap sabar dan telaten untuk berusaha bangkit lagi dari kebangkrutan.

Silahkan kalian mencobanya, pabila ada saran yang kurang silahkan kalian tambahi di kolom komentar.😊

No comments:

Post a Comment

Toko Kelontong

Saya dulu saat kuliah masuk semester 8, hampir lulus sudah di suruh oleh ibu saya untuk membuka usaha sendiri. Karena ibu saya lebih tau dar...